Siapa yang tidak mengenal ikon Pulau Nusa Lembongan? Tentu jawabannya Jembatan Kuning. Jembatan Kuning Nusa Lembongan salah satu destinasi yang pasti dikunjungi ketika ke Nusa Lembongan menuju Nusa Ceningan.
Pulau Nusa Lembongan adalah pulau kecil dibanding Nusa Penida. Namun wilayahnya lebih besar dibanding Pulau Nusa Ceningan. Posisi pulau sangat berdekatan terutama antara Pulau Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan.
Gambar Milik Raja Hutan Tour
Obyek wisata Jembatan Kuning Nusa Lembongan
Jembatan Kuning inilah yang menjadi penghubung antara Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Sementara dari Nusa Penida ke Nusa Lembongan harus menaiki fast boat. Yellow bridge kini menjadi destinasi yang ramai dikunjungi wisatawan. Setiap wisatawan tidak akan pernah melewatkan mengambil foto di tempat ini.
Setelah berkeliling Tour Nusa Penida, kini saatnya Anda mengeksplore obyek wisata yang ada di Pulau Nusa Lembongan. Banyak destinasi wisata yang ada disini salah satunya adalah jembatan kuning atau sering disebut jembatan cinta.
Sejarah Jembatan Kuning
Jembatan Kuning Nusa Lembongan dibangun untuk menghubungkan Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Karena memungkinkan untuk dihubungkan makanya dibuatkan sebuah jembatan. Jembatan pertama kali dibangun sejak tahun 1994.
Gambar Milik Raja Hutan Tour
Panjang jembatan mencapai 100 meter dengan lebar 1.5 meter. Jembatan hanya dapat dilalui kendaraan bermotor, sepeda, dan pejalan kaki. Jadi untuk menuju Nusa Ceningan kita tidak bisa menggunakan transportasi mobil.
Untuk saat ini jembatan telah diperbaharui meskipun dulu sempat roboh akibat tidak kuat menahan beban. Disebut dengan nama jembatan kuning karena jembatan ini dicat dengan warna kuning. Bagian bawah jembatan dibangun menggunakan besi.
Disebut Jembatan Cinta
Jembatan Kuning sering disebut dengan jembatan cinta. Hal ini karena banyak wisatawan yang datang ke lokasi ini terutama mereka yang berpasangan. Pasangan ini kemudian mengabadikan cinta mereka di atas jembatan dengan mengambil foto-foto berdua.
Saking banyaknya pasangan yang mengabadikan kenangan mereka, maka jembatan ini disebut jembatan cinta. Jembatan yang menghubungkan pulau-pulau ini sering juga digunakan untuk pre wedding.
Tour ke Jembatan Kuning Nusa Lembongan
Nusa Lembongan memang memiliki daya tarik wisata yang cukup tinggi. Pantai yang masih alami. Pasir yang berwarna putih dan berkilau. Air laut yang bening sebening Kristal. Pemandangan pantai yang sangat indah dan menakjubkan.
Pemandangan di sekitar Jembatan Kuning Nusa Lembongan juga sangat menarik. Secara luas mata akan dimanjakan dengan panorama keindahan pantai. Pantai disekitarnya juga sangat bagus untuk aktifitas snorkeling dan diving.
Gambar Milik Raja Hutan Tour
Di sekitar yellow bridge juga dikelilingi bukit-bukit yang hijau. Perahu-perahu kecil milik nelayan juga bisa Anda lihat berjejer dan sangat mempesona. Nanti kalau ada sepeda motor yang melintasi jembatan jangan lupa minggir ya.
Baca Juga : Paket Tour Nusa Penida
Pecinta traveler yang ingin tour ke Jembatan Kuning Nusa lembongan bisa menghubungi kami untuk perjalanan. Raja Hutan Tour agen tour dan travel resmi siap memberikan kenyamanan perjalanan Anda.
Dibanding menjadi backpacker sebaiknya Anda menggunakan jasa travel. Anda tidak akan capek dan berfikir keras untuk bisa tour ke Nusa lembongan. Biaya yang dikeluarkan lebih murah jika menggunaan jasa tour dan travel.
Kelebihan tour ke Jembatan Kuning menggunakan jasa travel :
- Tidak perlu memikirkan rencana perjalanan
- Tidak perlu berfikir bagaimana cara mencari dan membeli tiket fast boat. Semua tiket fast boat pulang pergi ditanggung dengan harga yang sama ketika wisatawan membeli sendiri tiket.
- Nggak perlu repot mencari rental mobil atau rental motor karena semua fasilitas telah disediakan.
- Tidak tersesat karena langsung ditemani guide/driver.
- Nggak dikenakan biaya tiket masuk dan parkir.
- Wisatawan tidak akan merasa lelah karena motor/mobil sudah ada drivernya.
- Wisatawan lebih puas menikmati perjalanan dan menikmati tour wisata.
- Harga lebih murah karena untuk ke Nusa Lembongan cukup dikenakan IDR 400.000 / orang untuk semua fasilitas.
